Parit Proyek Bandara Kualanamu Ambil Korban Jiwa - Bocah SD Tewas E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Redaksi Web   
Friday, 30 July 2010 06:04

Nasib malang menimpa Indrawan Simbolon (7), warga Dusun III, Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Deliserdang. Bocah kelas 1 SD yang sedang lasak-lasaknya bermain, harus merenggang nyawa di dalam parit pembuangan air Pos I Proyek Pembangunan Bandara Kualanamu di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Kamis (29/7) pukul 14 35 WIB.


Informasi yang diperoleh Global, siang itu Indrawan Simbolon bersama dua teman sebayanya sedang bermain di lokasi Proyek Pembangunan Bandara Kualanamu. Seperti biasanya, pulang sekolah Indrawan bermain di lokasi tersebut, sebab kedua orang tuanya, Intan dan Jhonson Simbolon bekerja di arel proyek Bandara Kualanamu.


Ibunya bekerja di kantin, sedangkan bapaknya (Jhonson Simbolon) merupakan buruh bangunan salah satu kontraktor di proyek tersebut.


Saat itu tiga bocah tersebut sedang mandi-mandi  di parit pembuangan air proyek pembangunan Bandara Kualanamu, yang kedalamannya sekira 7 meter.


Naas. Lagi asyik bermain di dalam parit, Indrawan serta seorang temannya hanyut. Melihat kejadian itu, teman korban menjerit minta tolong, namun Indrawan keburu tenggelam.


Beruntung teriakan temannya didengar pekerja yang ada di sekitar lokasi, serta merta memberikan pertolongan dengan cara mengangkat tubuh korban dari dasar parit dalam keadaan kritis.


Menggunakan sepeda motor, Indrawan yang kritis dilarikan ke RSUD Deliserdang di Lubukpakam. Namun nasib berkata lain, belum sempat mendapat pertolongan medis, dalam perjalanan Indrawan Simbolon menghembuskan nafasnya yang terakhir.


Tentu saja warga di seputar lokasi proyek menyesalkan kejadian yang menewaskan seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 SD. Seharusnya pihak pengamanan lokasi mega proyek tersebut melarang anak-anak barmain dan masuk ke areal proyek Bandara Kualanamu.


Kapolsek Beringin AKP Pantas Sinaga kepada Global membenarkan peristiwa itu. Namun Pantas Sinaga mengatakan pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban murni tewas akibat hanyut di parit pembuangan air pembangunan Bandara Kualanamu,” kata Sinaga.

 

JOHAN | GLOBAL | DELISERDANG 

 

Comments (0)
Share