|
Ratusan orang bisa mati karena asap akibat kebakaran gambut yang menyelimuti Moskow. Awan kabut asap pada 2002 menyebabkan 600 orang tewas setiap pekan. Kepala daerah Moskow Boris Gromov meminta Perdana Menteri Vladimir Putin untuk mengalokasikan 25 miliar rubel guna memerangi api yang membara di hutan sekitar Moskow.
Alexei Yablokov, ahli biologi terkemuka yang memimpin Partai Hijau Rusia mengatakan polusi udara yang disebabkan oleh kabut asap dengan karbon dioksida tinggi bisa membunuh ratusan orang lebih di wilayah Moskow. "Akan ada setidaknya 100 tambahan orang yang mati tiap hari," kata Yablokov merujuk awan kabut asap pada 2002 di mana 600 orang tewas setiap minggu.
Lembaga pengawasan polusi udara pemerintah Moskow, Mosekonomonitoring mengatakan tingkat karbon monoksida di udara pada Selasa kemarin melonjak sebesar 20-30 persen lebih dari tingkat normal.
Pejabat senior kesehatan publik Rusia menyarankan pada Selasa agar perusahaan meliburkan staf mereka sementara, karena kabut asap tebal dan panas memecahkan rekor di ibukota Rusia.
"Pemberi kerja kalau memungkinkan mengizinkan orang untuk tidak datang bekerja," kata Gennady Onishchenko, kepala badan perlindungan kesehatan Rusia.
AP-INILAH | GLOBAL | MOSKOW |